Bersembunyi Di Balik keramaian
Teman-teman, ini adalah lanjutan dari cerita si gadis kecil yang gemar minum susu kotak. Pada cerita sebelumnya berakhir dengan lahirnya keputusan yang sangat sulit rasanya untuk diterima.
Dua hari telah berlalu, semenjak adanya keputusan itu hati dan pikiranku seakan tak bisa menyatu pikiranku ku paksakan untuk bisa menerima keadaan ini tapi di satu sisi hatiku sangat menolaknya. Semua apa yang dia putuskan ku coba untuk memahami dan membenarkan hal itu karena didasari oleh rasa sayangku padanya yang berpikiran bahwa ini adalah jalan yang terbaik baginya sekalipun bukan bagiku. Tapi harus kupaksa karena inginku adalah bahagianya.
Tapi apalah daya ku hanya insan yang dianugerahi oleh Tuhan hati guna untuk menyimpan rasa kasih dan sayang dan berimbas pada ketidak mampuan ku untuk mengontrolnya. Sampai hari ini, jam ini bahkan detik ini rasa itupun masih sama semua tak ada bedanya.
Aku merasa betapa labilnya diriku yang tak bisa bangkit dari keterpurukan tapi apalah daya ini adalah dorongan dari hati. Ku memiliki fisik yang relatif besar namun tidak mampu untuk mengangkat besarnya perasaan ku padanya. Perasaan ini sampai dengan sekarang menimpaku aku bingung harus bagaimana.
Sudah dua hari berlalu aku mencoba bangkit dari keadaan ini, berbagai cara ku coba namun sulit rasanya, sempat saja sejenak aku bisa melupakan permasalahan ini yaitu ketika aku berada di lingkungan teman-temanku namun setelah kesunyian melanda tubuhku serasa terpisah menjadi beberapa bagian bahkan sempat air mataku jatuh tak tertahankan karena mengingat seorang gadis kecil yang begitu kusayangi pergi meninggalkan aku disaat aku masih sayang-sayangnya. Beberapa kali aku mencoba bersembunyi dibalik keramaian namun semua terhitung sia-sia. Aku masih saja sulit untuk bangkit. Bahkan semakin aku mencoba untuk melupakan semuanya malah membuatku semakin sakit.
Aku tak tahu racun apa yang sudah masuk kedalam diriku sehingga aku begitu sulit untuk bangkit dari keadaan ini. Besar harapanku untuk bisa membuat dirinya bahagia namun itu hanya bersifat sementara.
Kisah selanjutnya berakhir dengan hal yang begitu tragis bahkan tak pernah terbayangkan olehku sebelumnya.
Dia gadis kecil yang berusaha untuk selalu ku manja kini telah pergi meskipun raganya masih di sekeliling ku namun hatinya tak lagi sama. Aku berkomitmen padanya bahwa perasaanku akan selalu sama untuknya ku berusaha untuk selalu memberikan perhatian padanya selayaknya aku yang dulu yang masih memiliki status denganya.
Namun ku takut semua itu hanya akan membuatnya bosan. Tapi semua itu harus kulakukan.
Ku hanya ingin dia tau bahwa aku begitu dalam mencintainya.
Bagiku semuanya masih abstrak. Ku tak tau persis kenapa dia harus pergi padahal aku masih begitu mencintainya bahkan tidak pernah sedikitpun terlintas dalam pikiranku untuk menyakitinya. Namun diriku juga tak bisa memaksa dia punya hak sepenuhnya untuk hal itu.
Aku hanyalah tamu yang datang untuk menawarkan kebahagiaan untuknya. Aku bersyukur dia sudah mau menerimaku datang namun ternyata kebahagiaan yang ku bawa tak bisa bertahan lama baginya sehingga dia memutuskan untuk mengusir ku dari ruang kebahagiaan itu.
Harapanku hari ini masih sama dengan harapanku yang ku tulis pada cerita si Gadis kecil Yang Gemar Minum susu kotak.
☺
☺
Aku Terharu Yud 😥
BalasHapusKnp nggak di angkat jdi novel aj yudh 😇
BalasHapusMasya Allah. Terharuu😭
BalasHapus